Pada tanggal 9-14 Februari 1987, atas kerjasama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Universitas Gajah Mada (UGM), dan International Peat Society (IPS) di Yogyakarta diselenggarakan International Symposium on Tropical Peat and Peatland for Development. Symposium tersebut menjadi cikal bakal berdirinya Himpunan Gambut Indonesia atas dasar usul peserta dari Indonesia untuk menghimpun ahli gambut dan peminat gambut di Indonesia. Himpunan Gambut Indonesia berdiri pada tanggal 9 September 1988 ditandai dengan pelaksanaan Kongres I Himpuan Gambut Indonesia dan Seminar Nasional Gambut I di Yogyakarta yang telah menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Himpunan Gambut Indonesia serta kepengurusan Himpunan Gambut Indonesia masa bakti 1988-1992 dengan Ketua Dr Bostang Radjagukguk.

Seiring dengan berjalannya dinamika organisasi dari waktu ke waktu, maka dirasa perlu mewujudkan suatu organisasi keprofesian yang tertib administrasi dan taat hukum. Sehingga, pada tanggal 3 Mei 2016 Himpunan Gambut Indonesia terdaftar sebagai suatu badan hukum yang sah di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nama Perkumpulan Masyarakat Gambut Indonesia yang dikenal juga dengan nama Himpunan Gambut Indonesia atau yang disingkat dengan HGI.