Monthly Archives: October 2016

KONGRES HGI VII DAN SEMINAR NASIONAL/INTERNASIONAL

kongres-vii-hgiLATAR BELAKANG

Pertanian Indonesia sekarang dan masa depan dihadapkan pada problema antara kebutuhan dan ketersediaan lahan. Kebutuhan lahan akan terus meningkat, sebaliknya lahan subur terus mengalami penciutan akibat dikonversi ke penggunaan non pertanian. Kondisi ini memaksa untuk memanfaatkan lahan-lahan sub optimal yang fragile, seperti lahan gambut sebagai lahan pertanian. Hingga tahun 2013 diperkirakan 2,2 juta hektar lahan gambut telah dimanfaatkan untuk pertanian, baik untuk pertanian tanaman pangan dan perkebunan. Namun, pemanfaatan lahan gambut yang tidak benar telah berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan, seperti peningkatan emisi GRK, distorsi fungsi lahan gambut sebagai penyangga hidrologi, dan media biodiversitas. Disamping itu, berbagai aktivitas dan intervensi terhadap lahan gambut telah menyebabkan sekitar 4,3 juta ha lahan gambut terlantar dan terdegradasi. Sejak lebih dua dekade yang lalu, berbagai kebijakan berupa regulasi dalam bentuk Peraturan Pemerintah, Undang-Undang, dan lain-lain telah diterbitkan dalam upaya merestorasi dan mengkonservasi lahan gambut agar dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Namun berbagai dinamika lingkungan strategis, menyebabkan beberapa kebijakan dan regulasi tersebut perlu didalami dan dikaji, bahkan beberapa diantaranya perlu disesuaikan, baik dari apsek ekologi dan lingkungan maupun ekonomi sosial dan budaya, termasuk pemenuhan kebutuhan lahan pertanian di masa yang akan datang. Untuk itu dalam rangka menghimpun masukan dan menyusun rumusan pemanfaatan lahan gambut secara berkelanjutan, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian dan Perkumpulan Masyarakat Gambut Indonesia akan menyelenggarakan Kongres HGI VII dan Seminar Nasional dengan tema “Restorasi, Konservasi dan Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan”.