FGD HGI (Bogor, 1 Februari 2013)

FGD HGI (Bogor, 1 Februari 2013)

Metodologi Pengukuran, Analisis dan Pemantauan CO2 di Lahan Gambut More »

FGD HGI (Bogor, 22 Februari 2013)

FGD HGI (Bogor, 22 Februari 2013)

Metodologi Pengukuran, Analisis dan Pemantauan Biomassa dan karbon di lahan Gambut Tropika More »

FGD HGI (Yogyakarta, 9-10 Juni 2015)

FGD HGI (Yogyakarta, 9-10 Juni 2015)

Pengelolaan Air (Water management) Pada Lahan Gambut More »

Wetland Internasional (1996)

Wetland Internasional (1996)

More »

Drained Peatland

Drained Peatland

More »

Waterlogged Peat

Waterlogged Peat

More »

Constructed by Company for Plantation crops

Constructed by Company for Plantation crops

More »

Constructed by local people for food crops

Constructed by local people for food crops

More »

15TH INTERNATIONAL PEAT CONGRESS 2016

15TH INTERNATIONAL PEAT CONGRESS 2016

15-19 August 2016 Pullman Hotel, Kuching, Sarawak, Malaysia More »

Preparation Meeting for  15th International Peat Congress 2016

Preparation Meeting for 15th International Peat Congress 2016

Gapki Office Friday, 7th August 2015 More »

KONGRES PERKUMPULAN MASYARAKAT GAMBUT INDONESIA (HGI) VII  2016

KONGRES PERKUMPULAN MASYARAKAT GAMBUT INDONESIA (HGI) VII 2016

26-28 Oktober 2016 Gedung Auditorium Ir. Sadikin Sumintadikarta, komplek Kampus Penelitian Pertanian, Jl. Tentara Pelajar No. 12, Cimanggu Bogor. More »

 

KONGRES HGI VII DAN SEMINAR NASIONAL/INTERNASIONAL

kongres-vii-hgiLATAR BELAKANG

Pertanian Indonesia sekarang dan masa depan dihadapkan pada problema antara kebutuhan dan ketersediaan lahan. Kebutuhan lahan akan terus meningkat, sebaliknya lahan subur terus mengalami penciutan akibat dikonversi ke penggunaan non pertanian. Kondisi ini memaksa untuk memanfaatkan lahan-lahan sub optimal yang fragile, seperti lahan gambut sebagai lahan pertanian. Hingga tahun 2013 diperkirakan 2,2 juta hektar lahan gambut telah dimanfaatkan untuk pertanian, baik untuk pertanian tanaman pangan dan perkebunan. Namun, pemanfaatan lahan gambut yang tidak benar telah berdampak buruk terhadap kelestarian lingkungan, seperti peningkatan emisi GRK, distorsi fungsi lahan gambut sebagai penyangga hidrologi, dan media biodiversitas. Disamping itu, berbagai aktivitas dan intervensi terhadap lahan gambut telah menyebabkan sekitar 4,3 juta ha lahan gambut terlantar dan terdegradasi. Sejak lebih dua dekade yang lalu, berbagai kebijakan berupa regulasi dalam bentuk Peraturan Pemerintah, Undang-Undang, dan lain-lain telah diterbitkan dalam upaya merestorasi dan mengkonservasi lahan gambut agar dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Namun berbagai dinamika lingkungan strategis, menyebabkan beberapa kebijakan dan regulasi tersebut perlu didalami dan dikaji, bahkan beberapa diantaranya perlu disesuaikan, baik dari apsek ekologi dan lingkungan maupun ekonomi sosial dan budaya, termasuk pemenuhan kebutuhan lahan pertanian di masa yang akan datang. Untuk itu dalam rangka menghimpun masukan dan menyusun rumusan pemanfaatan lahan gambut secara berkelanjutan, Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian dan Perkumpulan Masyarakat Gambut Indonesia akan menyelenggarakan Kongres HGI VII dan Seminar Nasional dengan tema “Restorasi, Konservasi dan Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan”.

Pergantian Logo dan Stempel HGI

Logo dan Stempel HGI:

Desain Kartu Anggota HGI

desain kartu

Berikut ini adalah desain kartu anggota HGI. kartu anggota ini dilengkapi dengan usb (Flashdisk). Kartu akan diberikan setelah para anggota membayar iuran anggota dan rencananya akan didistribusikan pada bulan Oktober. Mohon untuk para anggota agar mengirimkan file foto kealamat email sekretariat (sekretariat@hgi.or.id).

 

15TH INTERNATIONAL PEAT CONGRESS 2016

15th IPC

‘Peatlands in Harmony – Agriculture, Industry & Nature’

The 15th Congress of the International Peat Society will be held in Kuching, Sarawak, Malaysia on 15th – 19th August 2016. This is the first time a Congress has been held in Southeast Asia and it presents a marvellous opportunity to showcase peatlands, science, industry and this region to the world. It will provide a platform to bring together East and West and North and South to convey a unique mixture of cultures and a vast experience of research on peatlands and peat.